BLOG Pertanian Indonesia Lengkap & Terpercaya!

Cara Mengatasi Penyakit Busuk Pada Cabai

Cara Mengatasi Penyakit Busuk Pada Cabai

Penyakit Busuk Cabai

Cara Mengatasi Penyakit Busuk Pada Tanaman Cabai - Budidaya sayuran selalu dilakukan sepanjang musim baik musim kemarau maupun musim hujan karena Konsumen sayuran lebih menyukai produk segar dibandingkan dengan produk olahan. Hujan selain memudahkan petani untuk mendapatkan air dalam budidaya tanaman sayuran juga berarti sejumlah tantangan dan kendala yang akan datang dan mengancam keberhasilan panen atau menurunnya mutu produk sayuran.

Perubahan fisik yang muncul akibat hujan bagi lingkungan tumbuh tanaman adalah meningkatnya kelembaban udara dan meningkatnya kandungan air dalam tanah. Kedua hal tersebut berdampak pada percepatan perkembangan patogen baik jamur maupun bakteri, terganggunya keseimbangan nutrisi tanaman di dalam tanah serta munculnya kerusakan fisik lain berupa pecah batang , pecah buah juga robohnya tanaman.
Beberapa teknik untuk meningkatkan keberhasilan budidaya sayuran akan disajikan dan dilengkapi dengan tinjauan penyakit – penyakit utama yang biasa menyerang tanaman di musim hujan, uraian singkat mengenai siklus air, proses kehilangan dan pergerakan nutrisi tanaman utama, serta uraian dampak genangan air pada tanaman.



Datangnya musim hujan bulan Oktober hingga Maret ini selain memberikan persediaan air yang cukup bagi tanaman, ternyata juga dapat memberikan dampak negatif berupa lingkungan udara yang lembab. Kelembaban yang tinggi ini sangat kondusif bagi perkembangan tumbuhnya jamur maupun bakteri.

Sayangnya, tidak hanya jamur dan bakteri yang menguntungkan yang hidup secara pesat dalam keadaan ini, melainkan juga yang merugikan. Bahkan disinyalir pertumbuhan jamur yang merugikan termasuk diantaranya penyebab berbagai penyakit tanaman bisa lebih tinggi. Akibatnya tentu saja resiko serangan penyakit di musim hujan menjadi lebih tinggi dibandingkan musim kemarau.

Adanya penyakit pada tanaman hortikultura tentu saja merugikan karena selain dapat mengurangi produktivitas maupun kualitas, juga dapat menyebabkan kegagalan panen.

Adanya datangnya penyakit yang menyerang pada musim hujan biasanya ditemukan gejala : Busuk Daun, Busuk Buah, Busuk Batang, dan Busuk Akar.

Gejala serangan penyakit busuk batang dan busuk daun dicirikan oleh :

  1. Infeksi pertama terjadi pada titik tumbuh, bunga dan pucuk daun, kemudian menyebar ke bagian bawah tanaman.
  2. Pucuk daun berubah warna dari hijau muda menjadi warna coklat, lalu hitam dan akhirnya membusuk.
  3. Busuk ini merata menuju ke bagian bawah tanaman dan menyerang kuncup bunga yang lain, sehingga seluruh bagian atas tanaman terkulai.
  4. Batang yang terserang menjadi busuk kering, kulitnya mudah terkelupas, akhirnya tanaman mati.
  5. Dalam kondisi kelembaban tinggi terbentuk bulu-bulu berwarna hitam yang muncul dari jaringan yang terinfeksi cendawan.


Cara Mengantisipasi Datangnya Penyakit Busuk :


  • Memperbaiki drainase lahan.
  • Gunakan mulsa plastik hitam perak.
  • Lakukan penyemprotan secara rutin menggunakan Pestisida jenis Fungisida dam Bakterisida.
  • Sanitasi lapangan dengan cara memusnahkan sisa-sisa tanaman yang terinfeksi dan gulma yang bersifat inang.
  • Rotasi tanaman dengan tanaman bukan inang, seperti dari padi-padian dan palawija.
  • Pengendalian serangga inang yang dapat menularkan dari satu tanaman ke tanaman lain.
  • Mengatur waktu tanam yaitu dengan tidak menanam cabai merah pada musim hujan dengan curah hujan tinggi.
  • Mengurangi kerapatan tanaman dengan cara mengatur jarak tanam.
  • Terus lakukan pengotrolan pada tanaman.


Cara untuk mengendalikan penyakit Busuk Batang, Busuk Buah dan busuk daun :

  • Gunakan Fungisida dan Bakterisida yang tepat sasaran :

Tepat sasaran dalam arti kita mengguakan Fungisida dan Bakterisida yang benar-benar bisa digunakan untuk mengatasi Penyakit Busuk, tidak semua Fungisida dan Bakterisida itu mampu untuk mengendalikan penyakit busuk, karena jenis Fungisida dan Bakterisida itu bermacam-macam juga memiliki dosis dan kandungan serta bahan aktif yang berbeda-beda. Menggunakan pestisida yang tepat pada sasaran akan menjadikan hasil yang lebih optimal juga akan menghemat biaya modal dan tenaga.

  • Kenali bahan aktif :

Bahan aktif yang bisa digunakan untuk mengendalikan Penyakit Busuk : Mancozeb, Mefenoksam, Klorotalonil, Famoxadone, Dimetomorf, Propamokarb Hidroklorida dll.


Cara untuk melakukan pencegahan bisa menggunakan produk sebagai berikut :

  1. Fungisida - Previcur N 1,5 ml
  2. Fungisida - Mandazim 74/6WP
  3. Fungisida - Dakonil 75WP
  4. Fungisida - Detazeb 80WP
  5. Bakterisida - Agrept 20WP


Cara untuk melakukan pengendalian bisa menggunakan produk sebagai berikut :

  1. Fungisida - Ridomil 35SD
  2. Fungisida - Equation 52WG
  3. Fungisida - Sircus 50WP
  4. Fungisida - Manzate 82WP
  5. Bakterisida - Agrept 20WP
  6. Bakterisida - Plantomicyn 150AL


Saran :
Jika tanaman yang terserang Penyakit Busuk Jamur yang sudah begitu parah sebaiknya gunakan Fungisida Equation 52WG dan Sircus 50WP, lakukan penyemprotan pada pagi hari atau sore hari usahakan selesai 5 jam sebelum hujan, dan tambahkan Perekat atau penembus untuk membantu kinerja pestisida dan melindungi pestisida disaat curah hujan yang tidak mendukung.

Jika tanaman terserang Penyakit Busuk Bakteri yang sudah begitu parah sebaiknya gunakan Bakterisida Plantomicyn 150AL dicampur dengan Fungisida Bahan Mancozeb seperti : Manzate 82WP dan Detazeb 80WP
dan tambahkan juga Perekat atau Penembus agar dapat membantu kinerja dan hasil yang lebih baik.


Itulah sedikit informasi mengenai cara mengatasi penyakit busuk pada cabai, semoga bermanfaat.

 

Artikel Pupular :

 

 

Salam Petani Indonesia

Blog Faedah Jaya

Cara Mengatasi Penyakit Busuk Pada Cabai
http://blog.faedahjaya.com/kabar-tani/cara-mengatasi-penyakit-busuk-pada-cabai

 

Comments  

 
iwan
#2 RE: Cara Mengatasi Penyakit Busuk Pada Cabaiiwan 2014-04-06 18:29
saya akan mencoba sarannan ini masalah harga saya gak peli asal kan hasial nya terjamin 8)
 
 
frida tarisa dewi
#1 RE: Cara Mengatasi Penyakit Busuk Pada Cabaifrida tarisa dewi 2014-03-17 20:45
terimakasih atas penjelasannya, jadi saya bisa lebih paham tentang kekurangan&kele bihan menggunakan pupuk pestisida :roll:
 

Add comment

Security code
Refresh

 

Copyright © 2014  -  BLOG Pertanian